Nenek biasa dipanggil umi.. umi tinggal di sebuah pondok kecil beralaskan tanah di pinggiran jalan cikidang menuju pelabuhan ratu, listik dan lampu dibilik nya hanya berkelip seadanya . Suami umi sudah tidak kuasa untuk bekerja, umi di pondok kecil nya menghidupi 3 orang cucu Lina,Gita dan Anita, terbebani biaya sekolah 2 cucu nya yakni gita dan anita. Sekali saya pernah bertanya mengapa umi tidak menyerahkan gita dan anita kepada orangtuanya saja? kata umi dia sudah menganggap cucu2nya adalah anak nya sendiri. Mengurus anak di usia senja memang tidak mudah, tapi cita2 umi hanyalah pendidikan yang layak dan kebahagiaan cucu2 nya. Di pondok bambunya umi berjualan kopi dan camilan talas yang dibuatnya bersama gita , penghasilan nya tak menentu terkadang hanya 20-30rb perhari. Uang sebesar itu harus di kelola umi untuk makan 5 orang,biaya sekolah dan kebutuhan hidup lain nya. Tapi umi tak menyerah.. pesan nya selalu, jangan tinggalkan ibadah.. berdoa sama tuhan semua pasti ada jalan nya..

Posted Date : 25 Apr 2017 13:00:00 WIB

Tinggalkan Komentar Anda

Back to Charity